Eccedentesiast merupakan istilah dalam psikologi yang ditunjukan kepada seseorang yang lebih memilih menyembumbunyikan kesedihan dibalik senyumnya.

Orang yang memiliki sifat ini akan terlihat selalu bahagia seolah tiak memiliki masalah apapun dalam hidupnya.  Alasan kenapa lebih memilih menyembunyikannya, karena tidak mau melibatkan orang lain merasa cukup dirinya saja lah yang tahu

Sebagai seorang manusia tentunya kita semua pasti pernah merasakan sedih, kecewa, dan putus asa. Semua itu sangat wajar terjadi, tergantung bagaimana cara kita menghadapinya.

Ada sebagian orang yang lebih memilih untuk berdiskusi terkait masalahnya kepada teman untuk mencari solusi. Tetapi, bagi seorang eccedentesiast mereka lebih memilih menyembunyikannya.

Ciri-ciri seorang eccedentesiast

  1. Selalu merasa ceria, walaupun memiliki masalah yang sangat rumit seorang eccedentesiast akan terlihat ceria karena sebisa mungkin ia balut dan tutupi kenyataan dalam hidupnya.
  2. Merasa baik-baik saja, mereka selalu merasa bahwa dirinya bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa bantuan orang lain dan akan memastikan bahwa dirinya akan baik-baik saja.
  3. Mandiri, mereka sudah terbiasa menghadapi masalahnya sendiri. Karena pintar untuk mendapatkan sebuah solusi dari pengalaman hidupnya.
  4. Melakukan hal yang disukai, melakukan hal yang disukai adalah cara menghilangkan masalah yang sedang mereka hadapi.

Sisi positif yang dimiliki seorang  Eccedentesiast

  1. Mempunyai rasa empatik yang tinggi. Walapun sedang sedih, seorang eccedentsiast tidak akan membiarkan temannya sedih dan akan langsung menghiburnya.
  2. Memiliki jiwa yang tegar dan kuat dalam menghadapi segala cobaan
  3. Mandiri dalam menyelesaikan semua masalahnya yang tidak igin merepotkan orang lain. Patut untuk diapresiasi karena banyak orang lain yang tidak dilibatkan
  4. Cenderung terhindar dari bahan pembicaraan negatif. Karena hampir tidak ada satu orangpun yang mengetahui masalah yang sedang dihadapinya.

Tidak melibatkan orang lain dalam masalah hidup kita memang sangat baik tetapi, manusia adalah mahkluk sosial  yang tidak dapat hidup seorang diri. Jadi, tidak ada salahnya membagi masalah kepada orang lain yaitu kepada orang yang sangat kita percayai atau tenaga profesional.

Meminta bantuan itu bukan berarti lemah ko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Awesome Work

You May Also Like